Saat ini menjadi seorang pebisnis bukanlah hal yang langka lagi, semakin banyak masyarakat Indonesia mencoba terjun ke dunia bisnis dan menciptakan usahanya sendiri. Namun bukan hanya masyarakat Indonesia sendiri yang terjun ke pasar Indonesia, juga Warga Negara Asing sudah mulai tertarik dengan pasar Indonesia.

Mengapa tidak? Indonesia cukup terkenal dengan masyarakatnya yang konsumtif, seperti yang dikatakan MenDag pada tahun 2016 pada Viva bahwa 50% orang Indonesia sangat konsumtif.

Bagi pengusaha yang baru terjun ke dunia bisnis tentu perlu mengeluarkan biaya-biaya dasar seperti tanah, bangunan atau investasi lainnya untuk dapat membentuk eksistensinya di pasar. Selain investasi yang terlihat, ternyata ada beberapa investasi kecil yang jarang dilakukan pebisnis pemula loh, berikut penjelasan usaha kecil ala Nordic Tech:

Jangan Coba ada Dimana-mana dalam Satu Waktu

Poin ini sesungguhnya tidak hanya dialami pebisnis pemula, namun terkadang bisnis yang sudah besarpun tergoda untuk menunjukkan eksistensinya tidak hanya pada satu tempat, hal ini terjadi karena godaan channel marketing yang banyak serta gratis.

Namun pada akhirnya, dengan mencoba menunjukkan eksistensinya dimana-dimana belum tentu mencapai sesuatu. Sesungguhnya sangat jauh lebih baik jika pebisnis memiliki satu platform dan all out menjadikan platform tersebut resource yang berguna untuk menyebarkan informasi bisnisnya.

Pebisnis tentu tidak ingin hanya sekedar ada bukan? Pebisnis harus menjadi suara yang didengarkan di platform tersebut. Contoh jika ingin membuat website sendiri, fokus terlebih dahulu membangun website bisnisnya hingga matang dan siap untuk dibaca konsumen.

Hindari Memberikan Janji yang Tidak Bisa Ditepati

Tahukan apa yang membunuh antusiasme atau morale , baik secara internal maupun external, yang lebih cepat dari hal apapun?

Janji yang tidak dipenuhi.

Bisnis kecil kehilangan banyak sekali momentum saat mereka menggembor janji yang tidak bisa mereka tepati – seperti contohnya, “Kita akan membagikan newsletter setiap Senin, Rabu, dan Jumat! Subscribe di sini!”

Namun nyatanya yang terjadi, tentu saja, resource semakin menipis, janji tersebut digembor saat tidak ada yang benar-benar paham mengenai Time Investment, para subscriber pun marah karena janji yang membuat mereka sign up tidak dihargai, dan anggota tim merasa down dan gagal.

Mulailah dari hal kecil, dan penuhilah janji kecil tersebut.

Sediakan Waktu untuk Mempelajari Bagaimana Beriklan Secara Digital

Beberapa hal memang layak untuk outsourcing.

Namun saat pebisnis dapat melihat channel yang mempunyai peluang bertahan lama, seringkali lebih baik untuk mendapatkan skill set tersebut untuk diri anda sendiri.

Sebagai contoh Facebook advertising telah mngkukuhkan diri sebagai yang penting untuk segala kegiatan channel marketing. Namun apa yang membuatnya berbeda dari platform lain yang sudah ada (Media Cetak, TV, dan Billboards) adalah bahwa siapapun dapat menggunakannya. Bayangkan saja, dengan media cetak kita harus membeli space dari majalah, koran dll. TV, masyarakat harus melalui network atau penyedia jasa untuk dapat membeli di network tersebut.

Namun dengan Facebook, cukup dengan log in anda sudah dapat memulai campaign anda – belum lagi cost yang dikeluarkan yang jelas jauh berbeda. Dan karena Digital, beriklan di Facebook juga trackable – dan sudah tak perlu dijelaskan bahwa targeting Facebook sangatlah powerful.

Selain itu pebisnis juga dapat memanfaatkan Google Ads, dengan begitu mengetahui menggunakan Google Ads pebisnis dapat memantau sampai mana konsumen mengetahui eksistensi bisnis mereka dari website. Bisa saja website kalian menjadi nomer 1 saat dicari di mesin pencari browser konsumen.

Malas mempelajari hal-hal di atas sendiri? Tenang, Nordic Tech menawarkan program Digital Marketing dengan metode-metode yang mudah dimengerti bagi pemula. Pebisnis-pebisnis dapat meempelajari bagaimana eksistensi dibuat dan dipertahankan dalam dunia digital.

Merasa tertarik? Kalian bisa join di Nordic Tech untuk program digital marketing pada tanggal 7 Januari 2019! Ada promo menarik juga bagi kalian yang bergabung sebelum 31 Desember 2018.

Jadi ingin mulai langkah-langkah kecil ini kapan? Tidak sesulit yang dibayangkan kok!

Mendaftar untuk Nordic kursus