Halo!

Pada kesempatan kali ini Nordic Tech akan membahas sedikit mengenai perbedaan antara developer, programmer dan engineer. Kenapa sih kita ngebahas ini? Karena sebenarnya tidak sedikit loh yang masih bertanya-tanya mengenai perbedaan hal tersebut, khususnya bagi mereka yang masih awam di dunia IT atau pemrograman.

Di Nordic Tech sendiri untuk mendapatkan gelar-gelar developer, programmer atau engineer itu berada di program kursus yang berbeda-beda. Mengapa seperti itu? Karena memang ketiga title tersebut berbeda tujuannya namun tetap berkesinambungan. 

Oke, untuk title pertama yang akan dibahas adalah:

Programmer

Apa sih itu programmer? Tugasnya apa saja sih? Programmer itu seseorang yang bertugas menulis barisan kode yang telah dirancang dan didesain. Pada umumnya programmer berfokus kepada penulisan kode saja, jadi dia tidak merancang sistem, dan hanya melakukan pengkodingan saja. Tugas programmer hanyalah menulis kode dan merapikan kode tersebut, yang paling utama adalah fungsinya berjalan sesuai ketentuan dari Sistem Analis.

Sebagai contoh : Programmer, ditugaskan membuat untuk membangun sistem pemesanan online oleh sistem analis, programmer sudah diberi tahu rancangannya dan desainnya, dia hanya perlu menulis kode aja.

Developer

Seseorang yang bertugas membangun sebuah sistem, merancang arsitektur, implimentasikan serta mengembangkan sistem tersebut dimasa yang akan mendatang. Jika Anda membuat sebuah sistem dan Anda akan mengembangkan sistem tersebut maka Anda adalah seorang Developer.

Sebagai contoh : Anda berencana membangun startup seperti Go-Jek. Tapi Anda tidak memiliki kemampuan, selanjutnya Anda menyewa seorang developer atau mengajak teman yang seorang developer untuk merancang aplikasi, mendesain sistem, serta membuat sistem tersebut dan mengembangkan fitur-fitur baru dimasa yang mendatang.

Engineer

Seseorang yang bertugas menjaga dan merawat sistem, lebih dikenal dengan maintenance. Engineer tidak perlu repot-repot melakukan pekerjaannya, karena pada umumnya sistemnya tersedia ada, yang dia harus lakukan adalah maintenance sistem jika suatu waktu sistem berjalan lambat, atau ada error sedikit, bahkan mungkin jika diperlukan upgrade.

Sebagai contoh : Anda adalah seorang boss perusahaan baju, sebelumnya Anda punya seorang developer yang sudah membuat sistem pemesanan online, Anda menggunakan wordpress, namun pada suatu saat developer tersebut resign (keluar). Nah Anda berkeinginan tetep ada yang menjalankan dan menjaga sistem Anda agar tetap stabil dan teratur. Selanjutnya Anda mempekerjakan seorang engineer yang bertugas memantau dan menjaga sistem tersebut yang sudah ada dan tetap menjaga sistem tersebut stabil jika suatu saat ada error di server.

Sudahkah mendapatkan secercah pencerahan dari penjelasan kami di atas mengenai bedanya Developer, Programmer dan Engineer? Jika masih belum, feel free ask to us!

Batch Maret 2019 akan segera kami buka loh!

Come and join with us, learn the future, change your life.